SANG
PEMIMPI
OLEH
ANDREA HIRATA
Sang pemimpi menceritakan
tentang 2 tokoh utamanya yaitu aku (Ikal) dan Arai. Kisahnya berawal dari
kenakalan-kenakalan mereka pada waktu SMA. Saat itu ikal danArai bersekolah di
SMA Bukan Main. Di sekolah tersebut terdapat satu guru yang galak dan killer
MUSTAR M DJAIDIN, B.A. Suatu hari mereka terlambat masuk sekolah. Apel sudah
dimulai. Siswa yang terlambat mengejek pak Mustar termasuk Arai yang memang
suka usil.Hal ini membuat pak Mustar mengamuk. Dibantu penjaga sekolah mengejar
Ikal dan kawan- kawan.Kejar mengejar terjadi . Mereka melarikan diri sampai ke
tempat penyimpanan ikan. Mereka sampai masuk kedalam peti ikan untuk
menyelamatkan diri . Akhirnya mereka sampai di pasar ikan tanpa di ketahui pak
Mustar. Mereka membuat geger pasar ikan karena ketika peti dibuka, keluarlah
mereka dari dalam peti dengan bau ikan yang begitu menusuk. Karena kaget maka
Capo sang pemilik peti es sampai pingsan dan berteriak “Ikan Duyung!!!”
Ikal
dan arai menjadi sahabat karib. Kedekatan mereka tak terpisah. Dimana ada ikal
pasti ada Arai. Arai berusaha untuk selalu menjadi The Lone Ranger-nya Ikal.
Arai selalu menjaga Ikal dimanapun berada. Hal ini dimaksudkan sebagai tanda
bukti terimakasihnya telah diasuh oleh
keluarga Ikal.
Arai
adalah anak yang suka menolong. Suatu hari ada seorang ibu yang memerlukan
beras. Ia bermaksud menukarkan biola anaknya dengan beras. Ibu Ikal member
beras tanpa mengambil biola nurmi.Beliau tahu biola tesebut sangat berharga
untuk Nurmi. Melihat semua itu Arai yang brilliant mempunyai ide. Ia memecahkan
celengan mereka untuk membantu memberikan modal untuk mak cik maryamah
berjualan kue.
Kenakalan
Ikal dan Arai tidak sampai disitu. Mereka suka mengganggu Taikong Hamim (
seorang yang di hormati sebagai kyai di desa itu) yang mendidik membaca al
Quran dan mengaji. Taikong Hamim sangat keras dalam memberikan hukuman pada
anak -anak pada saat mereka tidak taat dan tertib dalam mengaji ilmu agama.
Arai yang usil berusaha untuk membalas dendam karena ia sering di hukum dengan
cara di suruh lari memutari lapangan sambil memanggul sekarung beras seperti
orang kebakaran. Cara Arai adalah saat Taikong Hamim mengimami sholat. Di akhir
surat al fatihah kata amin ia ucapkan dengan sangat tidak tumakninah. Meliuk-liukkan
suaranya sampai seperti lolongan serigala. Dengan demikian Arai berpikir
Taikong Hamim tidak bisa memarahinya .
Disetiap
menjelang menjelang penerimaan raport untuk Ikal dan Arai ayah selalu menyiapkan yang special, berupa baju
safari empat saku berwarna putih kasar bergaris- garis hitam di setrika ibu
dengan rendaman daun pandan dan bunga kenanga. Ayah begitu bangga melihat
prestasi Arai dan Ikal Garda depan tempatnya. Letih dan lelahnya hilang berasa,
ketika mengayuh sepeda ke sekolah 30 KM dari rumah.
Kenakalan
Ikal dan Arai yang lain ketika mereka menyusup ke gedung bioskop yang memutar
film untuk 17 tahun keatas. Walaupun
mereka cerdik tetapi tetap saja ketahuan oleh pak Mustar.Tiada ampun mereka
dihukum Pak Mustar ketika apel pagi di sekolah . Ikal, Arai dan Jimbron harus
membersih kan WC yang rusak sampai mengkilat. Arai yang menyikat langit- langit.
Jimbron dan Ikal menyikat bagian bawah. Tetapi sebelum itu mereka harus
memperagakan film yang mereka tonton semalam di lapangan ditonton seluruh siswa
SMA bukan main.
Karena
kenakalan-kenakalan mereka pulalah yang membuat
prestasi Ikal dan Arai menurun. Penerimaan raport berikutya Mereka sudah
tidak lagi duduk di garda depan. Tetapi ayah tetap tidak pernah marah pada
ikal. Hal ini justru membuat ikal sadar akan kesalahannya selama ini dan ia
berjanji akan memperbaiki prestasinya.
Arai
begitu jatuh cinta kepada Zakiah Nurmla binti Berahim Matarum. Ia selalu berusaha
menarik perhatiannya walaupun begitu Nurmala selalu menolaknya. Lalu Ikal yang
selama ini ingin membalas kebaikan Arai
memberi saran agar datang ke ahli soal cinta yaitu bang Zaitun. Arai pun
belajar gitar bersama bang Zaitun untuk memperlihatkannya kepada Nurmala
walaupun ia tidak berbakat seni. Akhirnya Arai berhasil menguasai lagu when I
fall in love dan memperlihatkan kepada Nurmala tetapi nurmala menutup
jendelanya dan tetap acuh kepadanya.
Saat
penerimaan raport di SMA Bukan Main yang terakhir ikal berhasil mendapat rangking
3 garda depan dan membut ayahnya bangga. Tetapi Nurmala akan segera meninggalkan
Belitong sehingga Arai menyiapkan rencana lagi yaitu menyanyikan lago I cant
stop loving you. Ia berhari hari berlatih gayanya di bawah arahan bang Zaitun.
Akhirnya Arai sudah siap. Arai lalu
menuju kerumah Nurmala dan segera menyanyikan lagu bergaya mirip Ray Charles.
Nurmala membuka jendela ia menahan senyumnya saat Arai menari-nari di depan
jendelanya. Lagupun usai Nurmala mundur pelan dan menutup jendelanya.
Setelah
lulus SMA Ikal dan Arai merantau ke Jakarta untuk merantau.Mereka naik Kapal
Bintang laut Selatan, sebuah kapal barang dan ternak. Berbekal doa restu dari
ortu dan uang tabungan mereka ditambah uang tabungan jimbron dari celengan
kudanya, berangkatlah mereka membawa tantangan dari guru mereka untuk tidak
pulang sebelum jadi Sarjana. Berbekal semangat menggelora untuk meraih cita
cita. Saat perjalanan merka berkali kali mabuk laut. Tujuan mereka adalah
ciputat seperti apa kata Mualim nahkoda kapal. Mereka benar buta tentang
Jakarta. Misi ke ciputat malah sampai ke bogor. Mereka kos di belakang kampus
IPB. Tepatnya kampung Babakan Fakultas. Disinilah mereka mulai mencari
pekerjaan untuk bertahan hidup.Sementara mereka bekerja di fotokopian kampus
sambil mencari pekerjaan yang lebih baik. Suatu hari mereka memfotokopi pengumuman
penerimaan pegawai baru di Kantor Pos Bogor. Ikal pun ikut seleksi dan lolos
tetapi Arai tidak lolos saat tes kesehatan. Arai menghilang untuk merantau ke
Kalimantan. tahun berikutnya Ikal kuliah di UI. Di UI tidak disangka Ikal
bertemu dengan Nurmala wanita yang paling di cintai Arai. Ikal di fakultas
ekonomi, Nurmala di FISIP UI. Setelah lulus kuliah ikal mencoba mengikuti tes
untuk mendapatkan bea siwa S2 yang di berikan Uni eropa.
Saat
tes wawancara untuk mendptkan beasiswa ini tidak disangka Arai pun ikut. Mereka
berdua bertemu lagi. Ternyata Arai kuliah di Universitas Mulawarman. Jurusan
biologi lulus cum laude. Mereka begitu bahagia dengan pertemuan itu. Mereka pulang
ke Belitong setelah menjadi sarjana seperti tantangan bu Mus dan pak Mustar.
Sambil menunggu pengumuman hasil tes. Berbulan- bulan mereka menunggu
pengumuman tersebut hingga pada suatu hari tuan pos datang menyerahkan surat pengumuman
beasiswa yang di tunggu. Ternyata mereka berhasil mendapatkan beasiswa
tersebut. Dan mengejutkan lagi mereka di terima di Universite de Paris,
Sorbone,Prancis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar